Back to Digit DestinyKembali ke Digit Destiny
Instruction ManualPanduan Penggunaan

Reading Your Weton / Primbon JawaMembaca Weton / Primbon Jawamu

Your weton, neptu, and wuku come from a fixed calendrical calculation — no AI involved in the numbers or names themselves. This guide covers accurate input (including the Maghrib boundary) and how to interpret jodoh and petungan results. Weton, neptu, dan wukumu berasal dari perhitungan kalender tetap — tanpa AI dalam angka atau nama itu sendiri. Panduan ini membahas cara memasukkan data yang akurat (termasuk batas Maghrib) dan cara menafsirkan hasil jodoh dan petungan.

Do'sYang Boleh

Don'tsYang Tidak Boleh

How to interpret each termCara menafsirkan setiap istilah

Weton

The combination of your Gregorian weekday and your pasaran day — e.g. "Friday Kliwon." One of 35 possible combinations, repeating every 35 days.Kombinasi hari Gregorian dan hari pasaranmu — misalnya "Jumat Kliwon." Salah satu dari 35 kombinasi yang mungkin, berulang setiap 35 hari.

Neptu

The numeric weight of your weton — weekday value plus pasaran value. Read as the "strength" reading tradition assigns to your day.Bobot numerik wetonmu — nilai hari ditambah nilai pasaran. Dibaca sebagai "kekuatan" yang diberikan tradisi pada harimu.

Wuku

Your position in the 30-week Pawukon cycle — a second, independent calendrical layer alongside weton.Posisimu dalam siklus Pawukon 30 minggu — lapisan kalender kedua yang independen dari weton.

Jodoh

Combines two people's neptu into one of 8 traditional compatibility categories (Pegat, Ratu, Jodoh, Topo, Tinari, Padu, Sujanan, Pesthi).Menggabungkan neptu dua orang menjadi salah satu dari 8 kategori kecocokan tradisional (Pegat, Ratu, Jodoh, Topo, Tinari, Padu, Sujanan, Pesthi).

Petungan

Traditional good-day rules matching an event type (wedding, moving house, starting a business, travel) against pasaran/weton.Aturan hari baik tradisional yang mencocokkan jenis acara (pernikahan, pindah rumah, membuka usaha, perjalanan) dengan pasaran/weton.

Petungan guidance currently reflects general traditional practice and has not yet been verified against a single primary text (research into Primbon Betaljemur Adammakna found its actual method is a neptu-based calculation, not a fixed good/avoid-day list) — treat it as a cultural reflection to weigh alongside your own planning, not an authoritative rule.Panduan petungan saat ini mencerminkan kebiasaan tradisional secara umum dan belum diverifikasi terhadap satu sumber utama tertentu (penelusuran pada Primbon Betaljemur Adammakna menemukan bahwa metode sebenarnya adalah perhitungan berbasis neptu, bukan daftar hari baik/buruk yang tetap) — anggap ini sebagai refleksi budaya untuk dipertimbangkan bersama perencanaanmu sendiri, bukan aturan otoritatif.

The AI's role herePeran AI di sini

Your weton, neptu, wuku, jodoh category, and petungan match are never AI-generated — all fixed calculation or rule matching. Only the explanatory prose around each result is AI-written, constrained to elaborate on the fixed reference meaning rather than invent new claims. See the full breakdown on the How It Works page. Weton, neptu, wuku, kategori jodoh, dan hasil petunganmu tidak pernah dihasilkan AI — semuanya perhitungan atau pencocokan aturan tetap. Hanya prosa penjelas di sekitar setiap hasil yang ditulis AI, dibatasi untuk menjelaskan makna referensi tetap, bukan mengarang klaim baru. Lihat rincian lengkap di halaman Cara Kerja.